Jogja Antique

Tuesday, April 15, 2008

Sakit jantung dan hubungannya dengan kebiasaan minum air dingin dan air hangat


Beberapa waktu lalu aku membuka kotak surat di friendster. Isinya diminta menyebarkan pada orang yang disayangi, jadi darpada kirim satu-satu mendingan aku posting di blog. Selengkapnya sebagai berikut :
Artikel ini sangat bagus. Tidak hanya mengenai minum air hangat setelah makan, tapi juga tentang serangan jantung. Ini masuk akal... orang Cina dan orang Jepang minum teh panas dengan makanan mereka.. bukan air dingin.. mungkin sudah waktunya kita mengadaptasi kebiasaan minum air hangat seperti mereka..
Ga rugi.. malah untung..
Untuk mereka yang suka minum air dingin, artikel ini cocok untuk anda.
Memang enak untuk minum secangkir minuman dingin setelah makan. Tapi, air dingin akan mengeraskan makanan berminyak yang baru saja dimakan. Dan memperlambat pencernaan makanan. Ketika endapan ini bereaksi dengan asam lambung, endapan akan terpecah dan diserap oleh usus lebih cepat daripada makanan padat. Ini akan memenuhi usus. Sebentar saja, ini akan berubah menjadi lemak dan bisa mengakibatkan kanker.
Paling baik meminum/memakan sup panas atau air hangat setelah makan.
Catatan serius mengenai serangan jantung: Tidak semua gejala searngan jantung adalah sakit pada lengan kiri. Waspadalah jika ada rasa sakit yang terus menerus pada rahang.
Mungkin kita tidak akan mengalami rasa sakit dada pertama ketika terjadinya serangan jantung. Rasa mual dan keringat yang berlebihan juga adalah gejala yang umum dijumpai. 60% dari mereka yang terkena serangan jantung ketika tidur tidak terbangun.
Rasa sakit di rahang bisa membangunkan kita dari tidur nyenyak. Berhati-hatilah dan berwaspada. Semakin banyak kita tahu, semakin baik kesempatan kita untuk selamat.
Seorang ahli jantung mengatakan jika mereka yang mendapatkan email ini mengirimkannya lagi ke 10 orang lainnya, kita bisa menyelamatkan sedikitnya 1 nyawa. Bacalah, ini bisa menyelamatkan hidup anda
Jadilah teman sejati dan kirimkan artikel ini ke semua teman yang kamu sayangi.

BERITA KOMPAS