Jogja Antique

Saturday, October 10, 2009

Tentang Kaka dan Kelinci

Tentang Kaka dan Kelinci
Tiap kali mau makan, anakku yang saat ini baru genap 15 bulan selalu agak sulit, harus diajak melihat sapi atau kambing ke tetangga, sambil diperlihatkan klo mereka makan, baru anakku mau makan. Begitu seterusnya tiap hari, sehingga memunculkan ide untuk membeli sapi atau kambing. Namun klo memelihara sapi atau kambing, tentu perlu perawatan, perlu mencari rumput, membuat komboran dan sebagainya agar hiduo dan gemuk.
Akhirnya di usulkan membeli kelinci saja. Dan tantenya suatu sore membelikan kaka anakku seekor kelinci. Lucu sekali, konon kelinci itu persilangan antara kelinci jawa dan Australia. ( itu kata sang penjual, klo kenyataannya gak tau, soalnya kita tidak tau seluk beluk kelinci). Sehingga mulai hari itu, klo mau makan, cukup diajak memberi makan kelinci di rumah.
Dalam perkembangannya, ternyata anakku menyukai kelinci sebagai temannya. Suka mengelus – elus bahkan suatu ketika dia tidur menanyakan kelincinya. Terus kelincinya di tangkap, ditaruh di kardus, suruh nemeni kaka tidur, klo di pindah, kaka menangis keras-keras…. Hahahaha….. kaka yang lucu….
Lucunya lagi, kaka suka menirukan gerakan kelinci yang mengangkat satu kakinya ke atas menginjak kardus, sehingga gerakan yang cukup sulit untuk ukuran usia anak 15 bulan itu seringkali menyebabkan kaka jatuh…. Selamat bermain dengan kelinci ya kaka ndut……

BERITA KOMPAS