Jogja Antique

Friday, April 17, 2009

Peringatan Hari Bumi


Beberapa hari lagi kita umat manusia akan memperingati hari bumi. Tahun-tahun sebelumnya aku selalu melakukan peringatan, baik sendiri maupun bersama-sama temen, diantaranya bersih pantai depok, penghijauan merbabu, doktrinisasi temen-temen anggota mapala baru di Merbabu dll. Namun ada 2 hal yang paling ku ingat sepanjang peringatan hari bumi.

Pertama saat akan mengajak temen-temen mapala baru jalan-jalan ke merbabu. Aku jelaskan tentang kerusakan hutan akibat ulah manusia dan juga kadang justru anak mapala itu sendiri. Entah mapala sekedar mengaku mapala atau mapala yang mungkin belum paham benar arti sebuah nama pecinta alam. Pas banget dengan tema yang kusampaikan saat itu, di kiri kanan jalur pendakian banyak batang kayu hasil penebangan para pendaki untuk membuat perapian, juga di lereng-lereng gunung banyak asap mengepul pertanda ada orang yang sedang membuat arang. Yang tentu saja, akan menambah parahnya kerusakan hutan.

Kedua saat aku KKN. Peringatan hari bumi ku isi dengan sosialisasi cinta lingkungan. Aku ajak temen-temen pemuda pada malam tanggal 22 berkemah di tepi sungai pinggir kampung. Aku ajak diskusi tentang berbagai hal terutama mengenai lingkungan. Beberapa nama yang masih ku ingat adalah Gepeng dan Betur dari desa girimulyo kulon progo. Hasil pembicaraan malam itu adalah mereka ingin aku mengantarkan naik gunung sumbing, dan mereka ingin melihat langsung konversi hutan menjadi ladang yang entah legal atau tidak sampai hampir mendekati jalur watu kotak.

Walau hanya dalam lingkup yang kecil, namun aku merasa senang karena bisa berbuat membantu menyelamatkan bumi kita. Entah tahun ini aku memperingati dengan cara bagaimana, karena sekarang bekerja sebagai karyawan kecil yang tidak punya otoritas ijin untuk peringatan hari bumi.

semoga ada manfaatnya

salam

sumber foto : http://www.metrotvnews.com

BERITA KOMPAS