Jogja Antique

Tuesday, April 3, 2012

HUT Kota Semarang : Sajikan Wisata Kuliner dan Kesenian Khas Semarangan

SEMARANG- Makanan khas Kota Semarang adalah produk wisata kuliner khas yang harus dikembangkan.  Siapa tak kenal lunpia, wingko babat, bandeng presto duri lunak, dan soto khas Semarang?
Rupa-rupa kudapan itu menjadi andalan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang untuk mengembangkan dunia pariwisata Semarang. Event Semarang Night Carnival 2012 serta Festival Makanan dan Minuman Khas Semarangan sedianya akan digelar menjelang HUT Ke-465 Kota Semarang.

Guna mempersiapkan perhetalan itu, sejumlah pelaku usaha bertemu dalam kegiatan Temu Pelaku Usaha Pariwisata Semarang Night Carnival 2012 Festival Makanan dan Minuman Khas Semarangan Sambut Visit Jateng 2013 di Hotel Grand Candi Semarang, Selasa (3/4).

Pelaku usaha pariwisata dari pusat perbelanjaan, perhotelan, kerajinan, dan kuliner berdiskusi bersama menyiapkan aneka kegiatan untuk meramaikan event setahun sekali itu.

Diskusi tersebut menghadirkan Kepala Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Rr Litani Satyawati, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Rudi Nurrahmad, dan Ketua Harian Badan Promosi Pariwisata Kota Semarang Benk Mintosih serta Kepala Biro Harian Sindo Wilayah Jateng-DIY, Wiwekan T Nugroho.
‘’Pada Festival Makanan dan Minuman Khas Semarang nanti akan ada pemecahan rekor Muri pembuatan lunpia terpanjang 465 meter. Sekitar 465 koki yang ada di Semarang bersama-sama membuat salah satu makanan khas Semarang itu,’’ kata Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Rudi Nurrahmad.

Pawai Kostum Bunga

Kegiatan yang digelar Minggu (22/4) mendatang di depan Balai Kota Jalan Pemuda Semarang tersebut diikuti 60 stan. Peserta memamerkan beragam makanan tradisional khas Semarang. Nantinya, lanjut Rudi, pembelian makanan dalam bentuk kupon. Sebanyak 2.000 lembar kupon sudah terjual.
Kepala Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Rr Litani Satyawati menuturkan, selain kuliner khas Semarang, Pemkot Semarang menampilkan potensi kerajinan dan kesenian pada kegiatan Semarang Night Carnival 2012 Sabtu (28/4) mulai pukul 17.00.

Sebanyak 2.000 peserta pelajar SMP, SMA, mahasiswa, komunitas seni budaya Kota Semarang akan melakukan pawai, dimulai dari depan Balai Kota Semarang dan berakhir di Jalan Pahlawan. Sama seperti tahun kemarin, peserta mengenakan kostum atraktif dengan banyak hiasan bunga.
‘’Kami ingin mengangkat kembali potensi kesenian yang ada di Semarang. Misalnya, atraksi rebana Kayin Mubaqin juga turut serta meramaikan event Semarang Night Carnival,’’ ungkapnya. (K14-75) (/)

BERITA KOMPAS