Jogja Antique

Tuesday, August 2, 2011

Pesta Pernikahan Ala Tegal di Kawinan Teman




Indonesia17: Mencari Kebanggaan Indonesia

“Hanya satu tanah air yang dapat disebut Tanah Airku. Ia berkembang dengan usaha, dan usaha itu ialah usahaku.”
Kalimat di atas adalah kalimat pembelaan Muhammad Hatta kepada majelis hakim di Den Haag, tahun 1928. Pada saat itu Hatta, 26 tahun, ditangkap karena kegiatan politiknya dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Kini, banyak yang sudah pesimistis terhadap keadaan Indonesia. Bagaimana tidak? Korupsi jadi budaya. Tiada perlindungan terhadap buruh dan tenaga kerja. Sekolah ambruk sementara tokoh politik sibuk berebut kekuasaan serta saling tuding.
Yahoo! percaya masih ada harapan untuk Indonesia. Memang tak mudah, mengutip kata Hatta, dan butuh usaha untuk membuat Indonesia kembali berkembang dan berprestasi.
Masih ada harapan. Masih banyak orang-orang yang berusaha keras untuk berprestasi. Dan orang-oraninilah yang akan membuat kita bangga menyebut diri sebagai orang Indonesia.
Indonesia17 adalah cara kita merayakan kemerdekaan Indonesia dengan memberikan penghargaan bagi mereka yang telah membuat perbedaan — baik dengan bekerja sendirian maupun berkelompok. Jadilah bagian dari kebanggaan Indonesia dengan ikut serta dalam
Syarat:
Memberikan kontribusi nyata dalam bidangnya dan bisa menjadi inspirasi bagi orang lain. Warga negara Indonesia berusia di bawah 40 tahun.
Masuk dalam delapan kategori di bawah ini:

1. Kata Segala sesuatu yang memberikan kontribusi dalam kecintaan terhadap bahasa Indonesia dan minat baca, serta menghasilkan karya yang memperkaya dunia sastra dan jurnalisme.

2. Seni Budaya Segala bentuk prestasi seni modern dan tradisional, usaha pelestarian dan pengembangan budaya.

3. Ilmu Mengajar dan menularkan pengetahuan pada semua bidang.

4. Olahraga Olahraga modern dan tradisional, menelurkan prestasi olahraga di dalam maupun luar negeri.

5. Bisnis Wirausaha, pemberdayaan ekonomi, usaha menjadi mandiri baik secara komunitas maupun individu.

6. Hijau Usaha cinta lingkungan, karya dan gerakan yang menjadikan dunia menjadi tempat yang lebih nyaman untuk dihuni.

7. Sains Penemuan, karya ilmiah, pencapaian prestasi dalam ilmu pengetahuan.

8. Internet Start-up dan karya Internet.
Adakah orang-orang ini di sekeliling Anda? Atau komunitas Anda punya cara unik untuk berkarya? Atau jangan-jangan, Anda sendiri orangnya? Beri tahu kami segera! Usulkan kandidat pilihan Anda kepada kami di email indonesia17@yahoo-inc.com paling lambat dua pekan dari sekarang.
Sertakan informasi berikut ini dalam email:

• Nama (sesuai KTP)
• Alamat dan nomor telepon
• Nama Kandidat
• Tempat, tanggal lahir kandidat
• Kategori
• Foto (tidak wajib)
• Deskripsi singkat kenapa kandidat Anda layak memenangi Indonesia17
• Website atau blog, akun media sosial (koprol, twitter, facebook)

Dengan mengirimkan usul, Anda telah menyetujui syarat dan ketentuan ini. Mari, usulkan inspirasimu untuk Indonesia!

Antara Semarang dan Tegal




Monday, August 1, 2011

Kisah Tiada Ujung di Tebing Siung Yogyakarta

"Gadis berkaos putih itu tiba-tiba menghilang di balik jurang, aku tak sempat melihat bayangannya berkelebat. Semua begitu cepat, aku sangat menyesal kenapa meninggalkannya di tepi jurang itu..."

Sampai kemudian kusadari Debur Ombak Pantai Siung seakan menertawakan kebodohanku yang tidak bisa menjaga gadis itu. Penyesalan yang tiada berguna. Aku masih ingat semalam kami duduk di depan parkiran mbah wasto sambil ngobrol berdua. Ya hanya berdua. 

Hujan deras yang mengguyur semalaman pun tak kami hiraukan, bercengkrama ngalor ngidul dengan gadis itu. Keluh kesah, canda tawa dan kerinduan akan kembali ke alam membuat tak terasa pagi sudah menjelang. Namun suara kami tak juga terputus, terus mengalir serasa tak akan pernah habis. Seakan mengutarakan kisah yang tiada ujung

Gak jelas juga, mana ujung dan mana pangkal dan gak jelas juga sebenarnya obrolan ini antara siapa dengan siapa. Teman, sahabat, saudara atau pacar? Semalam sudah di diskusikan dan kami sepakati bahwa status menjadi tidak penting. apalagi setelah melewatkan semalam di hutan hari yang lalu. Tidak terjadi apa-apa dan semua baik-baik saja.

Namun pagi di tepi jurang pagi ini, menyadarkanku bahwa kami tidak baik-baik saja, Ada masalah yang di pendam gadis berkaos putih itu. Semakin siang, makin panas dan aku memutuskan untuk terus mencari hilangnya gadis itu. Jujur aku sangat kawatir, dia terjatuh ke dalam jurang di tepi laut ataukah hilang dibawa orang jahat, atau dia tersesat karena di kejar kera ekor panjang?

Aku belum bisa menemukannya....
supported by www.tebingsiung.tk