Jogja Antique

Wednesday, October 13, 2010

Festival BLOG 2010

SYARAT PESERTA :
  1. Peserta bebas menggunakan blog apapun (blogspot, dagdigdug, wordpress, kompasiana, dll) namun khusus pengguna BLOGdetik postingan berhak dimasukkan ke dalam HOTBLOG di BLOGdetik dan berkesempatan mendapatkan hadiah IPAD (bagi yang belum mempunyai BLOGdetik silakan klik di sini )
  2. Peserta memposting : Tulisan yang bertemakan “Internet Sehat Bikin Hebat”
  3. Tulisan harus original dan belum pernah di publikasikan di media manapun.
  4. Apabila ada kata Internet pada postingan maka di hyperlink ke http://telkomspeedy.com/
  5. Apabila ada kata Blog pada postingan maka di hyperlink ke http://blogdetik.com/
  6. Memakai tag “Festival BLOG 2010” pada postingan
  7. Tidak berlaku untuk keluarga besar Telkom, Detikcom dan seluruh karyawannya.
  8. Peserta wajib memasang banner “Festival BLOG 2010” di bawah ini pada widget sidebar anda sebagai tanda keikutsertaan. Silakan copy paste kode html pada link ini pada text widget anda!
CARA MENGIRIMKAN TULISAN
  1. Peserta harus mengirimkan url (alamat) tulisan ke email : adminblog@detik.com dan di CC ke : program@detik.com; plasainternet@gmail.com dengan Subject: Festival BLOG 2010 atau klik disini! atau klik disni
  2. Dalam email tersebut peserta mencantumkan: Nama, Alamat dan Nomor telepon
  3. Peserta harus mengirimkan atau memberikan coment di fanpage facebook blogvaganza atau blogdetik dengan menyertakan url (alamat) tulisan
  4. Dengan mengirimkan coment dan email ikut serta pada kontes ini, peserta otomatis menyatakan kalau tulisan yang dikirimkannya adalah asli karya sendiri bukan merupakan hasil plagiat.

KRITERIA PENJURIAN :
 
  1. Pemenang adalah yang postingannya menarik, inspiratif dan mengandung nilai pesan internet sehat
  2. Banyaknya jumlah komentar di postingan peserta akan ikut dipertimbangkan dalam penulisan.
  3. Posting yang diikutkan harus dipublikasikan di blog pada saat kompetisi sedang berlangsung, bukan posting yang sudah dibuat sebelumnya dan belum pernah dipublikasikan.
  4. Isi artikel tidak mengandung unsur pornografi dan tidak mengandung SARA.
  5. Keputusan Juri mutlak dan Tidak dapat diganggu gugat.
  6. Pemenang IPAD, khusus pemakai blogdetik terfavorit pilihan juri.
  7. BLOGdetik tidak bertanggungjawab, apabila ada klaim kepemilikan terhadap hasil karya yang dikirimkan oleh peserta
HADIAH UTAMA :
 
  1. IPAD
  2. NETBOOK
  3. BLACKBERRY
PERIODE LOMBA :
 
25 September 2010 s/d 10 Desember 2010

 

Ada Tetesan Setelah Tetesan Terakhir

Pasar malam dibuka di sebuah kota. Penduduk menyambutnya dengan gembira. Berbagai macam permainan, stand makanan dan pertunjukan diadakan. Salah satu yang paling istimewa adalah atraksi manusia kuat.

Begitu banyak orang setiap malam menyaksikan unjuk kekuatan otot manusia kuat ini. Manusia kuat ini mampu melengkungkan baja tebal hanya dengan tangan telanjang. Tinjunya dapat menghancurkan batu bata tebal hingga berkeping-keping.

Ia mengalahkan semua pria di kota itu dalam lomba panco. Namun setiap kali menutup pertunjukkannya ia hanya memeras sebuah jeruk dengan genggamannya. Ia memeras jeruk tersebut hingga ke tetes terakhir.

'Hingga tetes terakhir', pikirnya.

Manusia kuat lalu menantang para penonton: "Hadiah yang besar kami sediakan kepada barang siapa yang bisa memeras hingga keluar satu tetes saja air jeruk dari buah jeruk ini!"

Kemudian naiklah seorang lelaki, seorang yang atletis, ke atas panggung. Tangannya kekar. Ia memeras dan memeras... dan menekan sisa jeruk... tapi tak setetespun air jeruk keluar. Sepertinya seluruh isi jeruk itu sudah terperas habis. Ia gagal.
Beberapa pria kuat lainnya turut mencoba, tapi tak ada yang berhasil. Manusia kuat itu tersenyum-senyum sambil berkata : "Aku berikan satu kesempatan terakhir, siapa yang mau mencoba?"

Seorang wanita kurus setengah baya mengacungkan tangan dan meminta agar ia boleh mencoba. "Tentu saja boleh nyonya. Mari naik ke panggung." Walau dibayangi kegelian di hatinya, manusia kuat itu membimbing wanita itu naik ke atas pentas. Beberapa orang tergelak-gelak mengolok-olok wanita itu. Pria kuat lainnya saja gagal meneteskan setetes air dari potongan jeruk itu apalagi ibu kurus tua ini. Itulah yang ada di pikiran penonton.

Wanita itu lalu mengambil jeruk dan menggenggamnya. Semakin banyak penonton yang menertawakannya. Lalu wanita itu mencoba memegang sisa jeruk itu dengan penuh konsentrasi. Ia memegang sebelah pinggirnya, mengarahkan ampas jeruk ke arah tengah, demikian terus ia ulangi dengan sisi jeruk yang lain. Ia terus menekan serta memijit jeruk itu, hingga akhirnya memeras... dan "ting!" setetes air jeruk muncul terperas dan jatuh di atas meja panggung.

Penonton terdiam terperangah. Lalu cemoohan segera berubah menjadi tepuk tangan riuh.

Manusia kuat lalu memeluk wanita kurus itu, katanya, "Nyonya, aku sudah melakukan pertunjukkan semacam ini ratusan kali. Dan, banyak orang pernah mencobanya agar bisa membawa pulang hadiah uang yang aku tawarkan, tapi mereka semua gagal. Hanya Anda satu-satunya yang berhasil memenangkan hadiah itu.

Boleh aku tahu, bagaimana Anda bisa melakukan hal itu?"

"Begini," jawab wanita itu, "Aku adalah seorang janda yang ditinggal mati suamiku. Aku harus bekerja keras untuk mencari nafkah bagi hidup kelima anakku.
Jika engkau memiliki tanggungan beban seperti itu, engkau akan mengetahui bahwa selalu ada tetesan air walau itu di padang gurun sekalipun. Engkau juga akan
mengetahui jalan untuk menemukan tetesan itu. Jika hanya memeras setetes air jeruk dari ampas yang engkau buat, bukanlah hal yang sulit bagiku. Selalu ada tetesan setelah tetesan terakhir. Aku telah ratusan kali mengalami jalan buntu untuk semua masalah serta kebutuhan yang keluargaku perlukan. Namun hingga saat ini aku selalu menerima tetes berkat untuk hidup keluargaku. Aku percaya Tuhanku hidup dan aku percaya tetesan berkat-Nya tidak pernah kering, walau mata jasmaniku melihat semuanya telah kering. Aku punya alasan untuk menerima jalan keluar dari masalahku. Saat aku mencari, aku menerimanya karena ada pribadi yang mengasihiku.”

Bila Anda memiliki alasan yang cukup kuat, Anda akan menemukan jalannya, demikian kata seorang bijak. Seringkali kita tak kuat melakukan sesuatu karena tak memiliki alasan yang cukup kuat untuk menerima hal tersebut.


============================================
Sumber artikel, dari buku:
Sudarmono, Dr.(2010). Mutiara Kalbu Sebening Embun Pagi, 1001 Kisah Sumber Inspirasi, Idea Press, Yogyakarta. Hal. 207-209. ISBN 978-6028-686-402.

FUTSAL COMPETITION 2010

Menyemarakkan Ulang Tahun Hotel Horison Semarang ke 8 pada tanggal 22 November 2010, Daftar Tim anda & Saksikan ''HORISON FUTSAL CORPORATE COMPETITION 2010''. Rebutkan Hadiah Uang Jutaan Rupiah&Grand Prize.
Kompetisi Dimulai 8 - 14 November @ The Stadium (Jl Raden Patah No.81), Pkl 17.00 - 21.00.
Pendaftaran mulai sekarang s/d 31 Oktober. Pendaftaran : Titin (08156641852) & Vita (081325411325). Jumlah peserta terbatas !!!

Tuesday, October 12, 2010

Soal Rasa dan Etika

Bekerja kadang menyisakan persoalan, baik perasaan yang tidak nyaman, maupun etika dan budaya kerja yang terkadang tidak diperhartikan beberapa pihak. Orang yang berorientasi kerja akan menggunakan rasa dan hatinya dalam mengerjakan sesuatu, tentu ini kondisi ideal, karena juga masih banyak orang yang hanya sekedar menghabiskan waktu, menghabiskan waktu dan pikiran serta sekedar mencari uang untuk menafkahi keluarganya.

Tak ada idealisme, tak ada visi untuk apa bekerja akan menimbulkan lebih banyak persoalan. Karena dalam kondisi seperti itu yang ada dalam pikiran hanya pekerjaan selesai dan aku dibayar berapa, bukan apakah pekerjaan yang kukerjakan memuaskan atau tidak, layak atau tidak dibiayai dengan anggaran sebesar itu dan lain-lain.

Kembali persoalan seperti ini adalah soal rasa dan etika. Bisa jadi efisiensi dalam penggunaan anggaran perlu tetapi tidak boleh mengorbankan kemasan acara dan kemeriahan serta keberhasilan program yang sedang kita kerjakan. Bukan begitu?

Semoga ada manfaatnya dan tetap semangat!
salam